Jadwal pendaftaran masuk mahasiswa baru IIUM

Jadwal pendaftaran masuk mahasiswa baru IIUM
Jika sebelumnya admin pernah memposting mengenai cara mendaftar masuk di kampus IIUM Malaysia, maka kali ini admin akan menshare mengenai jadwal tanggal2 penting yaitu jadwal untuk mendaftar masuk di kampus IIUM.

Perlu diketahui, bahwa kampus IIUM membuka pendaftaran masuk untuk mahasiswa baru Universitas IIUM Malaysia TIGA kali dalam setahun. So, sabat bisa masuk di gelombang mana saja, baik itu intake (gelombang pemasukan) pertama, kedua, maupun ketiga.

Berikut ini jadwal lengkapnya untuk intake di IIUM:
1. Intake untuk bulan Februari 2015 dengan tanggal akhir pendaftaran 1 desember.
2. Intake untuk bulan Juni dengan tanggal akhir pendaftaran 1 april.
3. Intake untuk bulan September dengan tanggal akhir pendaftaran 1 juli.
So, silahkan anda pilih intake anda berdasarkan tifa intake diatas. Untuk intake februari adalah pemasukan pada semester kedua. Intake kedua dengan pemasukan semester 3. Sedangkan intake september untuk pemasukan pada semester satu.

Untuk daftar selengkapnya dan juga kalender pendidikan lainnya bisa anda lihat di website resmi IIUM di sini > http://www.iium.edu.my/anr/resources/dates-calendar

Kalau ada pertanyaan lainnya, silahkan hubungi admin melalui FB maupun contact lainnya...
Semoga bermanfaat...

Cara mendaftar masuk kuliah di universitas IIUM Malaysia (bag II)

Well, ini adalah sambungan dari judul Cara mendaftar masuk IIUM bag I. Ya, berhubung karena admin juga merupakan student/mahasiswa IIUM, so gak ada salahnya juga berbagi... :)

Well, berikut ini langkah ke 13 keatas... (untuk langkah pertama sampai langkah ke 12, silahkan klik disini.


13. Setelah itu, silahkan masukkan kertas formulir tadi beserta dengan fotocopy (lampiran) data dan dokumen yang diperlukan pada langkah 12 tadi. Lalu masukkan semuanya kedalam sebuah amplop, dan kirimkan melalui pos ke alamat:
ACADEMIC MANAGEMENT AND ADMISSION DIVISION
INTERNATIONAL ISLAMIC UNIVERSITY MALAYSIA
P.O. BOX 1050728
KUALA LUMPUR
MALAYSIA

14. Setelah itu, langkah yang paling penting jika anda telah mengirimkan berkas anda yaitu "menunggu" dan "berdoa".

15. Jika diterima, maka nanti pihak universitas akan mengirimkan "offer letter" beserta admission book dan dokument lainnya melalui pos langsung ke alamat anda. Nah, silahkan simpan berkas2 tersebut. Dan tentunya admin Ucapkan Selamat karena itu artinya anda telah diterima.
Oh ia, check juga di jurusan apa agan diterima, apakah sesuai dengan yang agan inginkan atau tidak. Kalau belum ada kiriman balasan dari pihak universitas, agan juga bisa mengeceknya secara online di sini

16. Selanjutnya adalah pembulatan tekad :) Jika anda yakin, so silahkan lengkapi kembali berkas2 yang diminta pada "admission book dan form" yang mereka kirim tadi, seperti slip pembayaran uang kuliah, surat keterangan baik, bebas HIV/AIDS, atau dokument lainnya sesuai yang tertera pada form yang dikirim oleh pihak kampus.

17. Next, bersiap-siap untuk berangkat menimba ilmu :)

Nah, kalau ada hal lainnya yang ingin ditanyakan, anda boleh menanyakannya melalui fb (fb.com/41End) atau pin BB 7B4B9E53.

So, selamat mencoba dan semoga berhasil...

Cara Mendaftar masuk di IIUM (International Islamic University Malaysia)

Cara Mendaftar masuk di IIUM (International Islamic University Malaysia)Sesuai dengan judulnya, maka pada postingan ini admin akan mencoba menshare prosedur cara mendaftar di kampus IIUM (International Islamic University Malaysia). Khususnya, bagi sahabat maupun adik2 ane di Indonesia yang ingin belajar di kampus tersebut, baik itu intake tahun 2014-2015 ataupun setelahnya tahun 2015-2016.

Nah, untuk cara mendaftar di Universitas Islam Antarbangsa (UIA itu sama dengan IIUM, hanya bahasanya dibuat dalam Melayu) :)

So, to the point Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mendaftar di IIUM:

1. Silahkan isi formulir pendaftarannya. Klik disini lalu isi dengan data-data sobat.

2. Pada halaman tersebut, silahkan lengkapi data anda. Ingat juga username dan password anda, karena itu akan sangat penting nantinya.

3. Untuk program study, silahkan pilih sesuai yang ada. Ingat, pilihlah jurusan yang paling anda minati pada pilihan pertama, selanjutnya kedua, dan seterusnya.

4. Lalu klik next.

5. Pada halaman selanjutnya, silahkan isi data tentang keluarga anda.

6. Untuk Monthly Income, masukkan gaji orangtua anda dalam mata uang Ringgit. So, silahkan di convert dahulu.

7. Kemudian klik lagi next.

8. Halaman selanjutnya, anda harus mengisi tentang data-data seputar nilai2 dan background pendidikan.

9. Setelah itu, klik lagi finish.

10. Maka selanjutnya anda akan melihat preview dari data-data yang telah anda isi. Jika kira-kira ada yang salah, silahkan klik "edit". Jika tidak, silahkan print data ataupun formulir tersebut.

11. Setelah di print, di page/halaman ketiga (kalau nggak salah) ada halaman/kolom kosong yang disediakan. Pada kolom tersebut, silahkan isi/buat sebuah karangan berbahasa inggris mengenai background pendidikan ana, background keluarga, atau yang lainnya. Karangan tersebut ditulis sekurang-kurangnya 150 kata.

12. Untuk page yang keempat, maka anda harus mempersiapkan formulir-formulir lainnya yang dibutuhkan. Silahkan checklist dokumen yang telah ada dan lampirkan juga fotocopy dokumen tersebut bersama formulirnya.
Di halaman keempat tersebut, akan tertulis dokumen apa saja yang harus disediakan dan dikirim ke mereka, seperti:
- Fotokopi ijazah yang dilegalisir masing-masing 3 lembar
- 3 lembar foto kopi 6 halaman pertama passport
- 4 lembar foto ukuran passport (4×6) foto bewarna,dianjurkan dengan latar putih
- Surat keterangan dari bank dengan bentuk jumlah saldo orang tua dan pernyataan mampu membiyayai kuliah atau surat pernyataan dari sponsor (jika anda didaftarkan oleh sponsor)
- Membayar $25 atau RM 75 ke no rekening universitas
Dan juga hal-hal lainnya, silahkan periksa kembali halaman keempat yang anda print tersebut.

Untuk langkah selanjutnya, silahkan klik disini

Berpikir Positif untuk Pak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Dimasa2 akhir jabatannya, cobaan demi cobaan datang menghadang...
Mencoba untuk untuk berpikir positive terhadap bapak SBY, di tengah2 kemarahan publik yang tertuju padanya....
SBY, seorang yang lahir dari rakyat...
Dipilih oleh rakyat...

Dan ingin mengakhiri jabatannya dengan akhir yang baik demi rakyat...
Berjuang untuk pilkada langsung dengan perbaikan2 diberbagai sektor...
Berharap agar hak rakyat tidak dirampas oleh mereka yang duduk di bangku dpr...

Hari itu, sidang babak penentuan dimulai...
Dengan sigap menginstruksikan partai penguasa, yaitu demokrat untuk berjuang demi rakyat...
Memperjuangkan hak rakyat mengembalikan pilkada ke tangan rakyat...
Dengan bergabung bersama PDIP, HANURA, dan PKB, maka hampir pasti kemenangan itu kembali kepada rakyat...

Tapi, ntah skenario yang bagaimana yang terjadi...
Tak bisa diprediksi, tak ada yang memperkirakannya...
Demokrat melakukan Walk Out seakan lari dari kemenangan...
Tak lagi memperjuangkan rakyat, mengaku kalah dan menyerah...
Tak jelas apa dan mengapa itu terjadi...

Namun yang pasti, SBY tak lagi didengar...
Seakan dikhhianati anggota yang selama ini berjuang bersama...
Kini kemarahan publik tertuju pada orang nomor satu di Indonesia...
Sang kapten yang tak lagi bisa berbuat apa-apa...

Berjuang bersama partai demi kesejahteraan rakyat...
Namun kini seakan telah dikhianati oleh sahabat sendiri...
Menjadi tumpuan masalah dan kekesalan masyarakat indonesia...

ShamebyYou, ShameOnYouSBY, ShameByYouAgainSBY dan hastag lainnya menyebar bak virus...
Seakan menimpakan semua kesalahan kepada ia sang kapten...
Tak hanya Indonesia, tapi Duniapun ikut memperhatikannya...

Tak pasti apa yang kini akan dilakukannya...
Tetap memperjuangkan rakyat menjadi prioritas utamanya...
Mencoba menghapus tinta merah yang ditumpahkan oleh temannya...

Tetap berbaik sangka kepada partai dilakukannya...
Untuk menjaga masa depan kendaraan yang telah dinaikinya...
Walaupun ia harus merasakan sakitnya dikhianati...

Ia yang berniat berjuang untuk rakyat...
Kini dikhianati oleh teman seperjuangannya...
Kini dicaci maki oleh rakyat yang diperjuangkannya...

Jika "aku" berada di "posisimu" maka dapatkan aku bertahan dalam menghadapinya?

Terimakasih pak presiden...
Perjuanganmu tak akan pernah kami sia-siakan...