Perbedaan Ilmu Nahwu dan Ilmu Sharaf

Mungkin ini memang sudah menjadi pertanyaan umum, apa sih perbedaan antara ilmu nahwu dan ilmu sharaf??? Ya, memang kedua ilmu tersebut sering dikaitkan dengan Bahasa Arab. Tapi apakah perbedaan keduanya? Mungkin banyak diantara kita yang mengetahuinya, namun tidak sedikit juga yang belum mengetahuinya. So, disini admin akan menjelaskan perbedaan antara nahwu dan sharaf.

Sebenarnya kedua-duanya, baik ilmu nahwu maupun ilmu sharaf masih melakukan pambahasan yang sama, yaitu dalam membahas kaedah bahasa arab. Tapi, ada beberapa perbedaan yang mendasar diantara keduanya. Singkatnya, dimana ilmu nahwu itu berkenaan dengan perubahan akhir dari suatu kata, baik itu mencakup harokat/baris ataupn bentuknya. Sedangkan ilmu sharaf itu berkenaan dengan perubahan kata itu sendiri, dari satu bentuk ke bentuk lain.

Misalnya, didalam nahwu dipelajari bagaimana ketika suatu kata benda misalnya "kitaabun" bisa berubah menjadi "kitaaban" karena benda tersebut menduduki posisi maf'ul.

Dan didalam ilmu sharaf dipelajari perubahan bentuk kataba (telah menulis) menjadi, kitaabun(yang ditulis), menjadi kitaabatun(tulisan), menjadi maktabun(tempat menulis), menjadi kaatibun(orang yang menulis), dan lainnya.

So, gimana sahabat?? udah ada sedikit gambaran belum mengenai perbedaan antara nahwu dan sharaf? Agar lebih jelas, berikut ini admin sertakan contohnya dari muslim.or.id
Untuk ilmu nahwu, yang berubah adalah akhir katanya, baik itu dalam hal baris ataupun bentuk. Contohnya:

#Perubahan baris akhir suatu kata :
جَاءَ رَجُلٌ  Seorang laki-laki datang

رَأَيْتُ رَجُلاً  Aku melihat seorang laki-laki

مَرَرْتُ بِرَجُلٍ  Aku bertemu dengan seorang laki-laki

Dari contoh di atas, terlihat perubahan barisakhir huruf ل (lam) mulai dari baris depan, baris atas, dan juga baris bawah. Peruahan ini dikarenakan dari susunan kalimat itu sendiri. Dan hal2 yang seperti ini jugalah yang dipelajari pada ilmu nahwu.


Contoh perubahan bentuk akhir suatu kata:

جَاءَ الْمُسْلِمُوْنَ  Para kaum muslimin datang

رَأَيْتُ الْمُسْلِمِيْنَ  Aku melihat para kaum muslimin


Dari contoh di atas, terjadi perubahan bentuk الْمُسْلِمُوْنَ menjadi الْمُسْلِمِيْنَ , yang disebabkan susunan atau letak dari kata tersebut di dalam kalimat. Jadi, Ilmu Nahwu itu adalah ilmua yang memperlajari tentang perubahan harokah/baris maupun bentuk akhir sebuah kata.


Nah, sedangkan dalam ilmu sharaf, yang berubah itu adalah kata itu sendiri.

Contoh :
نَصَرَ (Nahsoro) Telah menolong (kata kerja)

يَنْصُرُ (Yanshuru) Sedang/akan menolong (kata kerja)

نَاصِرٌ (Naashirun) Orang yang menolong (Subjek)

مَنْصُوْرٌ (Manshuurun) Orang yang ditolong (Objek)

Dari contoh di atas, ada 3 huruf yg sama, yakni ن (nun), ص (shod), ر (ro) yang membentuk kata نَصَرَ sebagai kata dasarnya, sedangkan kata2 lainnya merupakan turunan dari kata dasar tersebut. Jadi kalau ingin cari arti kata مَنْصُوْرٌ di kamus, jangan mulai mencarinya dari huruf م (mim) melainkan dari huruf ن (nun) dari kataنَصَرَ, karena kata مَنْصُوْرٌ adalah turunannya


Sekali lagi ya, nahwu itu merubah akhir suatu kata, baik itu menjadi baris atas, bawah, depan, atau bentuk lainnya. Sedangkan sharaf itu merubah kata itu sendiri, seperti doroba menjadi dorbatun, medrobun, idrib, dan lainnya. So, gimana sahabat?? Apakah sudah mengerti?? Ya mudah2an saja ya.. Semoga bermanfaat dan janganlupa di share melalui facebook dan twitter ya postingannya...

Klik dan Baca juga Artikel Materi Bahasa Arab lainnya
Terimakasih karena telah membaca postingan berjudul : Perbedaan Ilmu Nahwu dan Ilmu Sharaf. Semoga Bermanfaat :)

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” (HR. Muslim)
Sebarkan Ilmu, Dapatkan Pahala, klik tombol dibawah ini ^_^
** Download Aplikasi Belajar Bahasa Arab Praktis Gratis **
Komentar via Facebook

0 Komentar via Blog

Back To Top